Franchise BreadTalk (MAKO Cake & Bakery): Peluang Dan Cara Kerjasama
Aroma roti yang baru dipanggang seringkali menyambut indera penciuman kita saat memasuki mal besar di Indonesia. BreadTalk, yang kini bertransformasi menjadi MAKO Cake & Bakery, adalah pemain utama di balik fenomena open kitchen bakery tersebut.
Banyak calon pengusaha yang bertanya kepada kami mengenai cara membeli franchise BreadTalk atau MAKO. Kami akan mengupas tuntas realitas bisnis di balik raksasa bakery ini dan peluang apa yang sebenarnya tersedia untuk Anda.
Transformasi BreadTalk Menjadi MAKO
Sebelum melangkah ke aspek bisnis, Anda perlu memahami pergeseran strategi korporasi mereka. BreadTalk adalah brand asal Singapura yang dibawa ke Indonesia oleh Johnny Andrean Group. Namun belakangan ini, lisensi tersebut perlahan dilepas dan grup ini meluncurkan brand mandiri bernama MAKO Cake & Bakery.
MAKO diposisikan sebagai bakery premium bergaya Jepang. Perubahan ini penting diketahui investor karena berdampak pada struktur kerjasama bisnis. Secara operasional dan kualitas, keduanya memiliki standar yang sangat tinggi dan identik.
Status Franchise: Fakta yang Harus Anda Tahu
Sebagai konsultan bisnis yang mengedepankan akurasi, kami harus sampaikan fakta pahit namun penting. Johnny Andrean Group (pemilik J.CO, BreadTalk/MAKO, dan Roppan) tidak membuka peluang franchise bagi investor perorangan di Indonesia.
Mereka menerapkan sistem Company Owned Company Operated (COCO). Artinya, seluruh gerai yang Anda lihat di mal-mal besar dimiliki dan dikelola langsung oleh perusahaan pusat.
Mengapa Mereka Tidak Membuka Franchise?
Keputusan untuk tidak mewaralabakan bisnis biasanya didasari oleh faktor Quality Control. Model bisnis open kitchen seperti MAKO sangat sensitif terhadap SOP. Sedikit kesalahan dalam adonan atau suhu pemanggangan bisa merusak rasa.
Jika diserahkan ke franchisee yang kurang berpengalaman, risiko penurunan kualitas produk sangat besar. Johnny Andrean Group memilih memegang kendali penuh demi menjaga reputasi brand jangka panjang.
Peluang Kerjasama Alternatif
Meskipun Anda tidak bisa membeli lisensi franchisenya, bukan berarti pintu kerjasama tertutup rapat. Ada celah lain bagi pemilik aset untuk bekerjasama dengan grup raksasa ini.
1. Kerjasama Lahan atau Properti
MAKO dan J.CO selalu membutuhkan lokasi premium. Jika Anda memiliki ruko di area strategis, lahan kosong di jalan protokol, atau ruang komersial di gedung perkantoran, Anda bisa menawarkan kerjasama sewa.
Pihak manajemen biasanya mencari lokasi dengan kriteria:
Luas area minimal 120-200 meter persegi.
Lebar muka minimal 8-10 meter.
Berada di traffic yang tinggi (hook atau dekat pintu utama).
Memiliki akses air bersih dan listrik daya besar (untuk oven industri).
2. Supply Chain (Pemasok)
Perusahaan sebesar ini membutuhkan pasokan bahan baku yang masif. Mulai dari telur, tepung, hingga kemasan. Jika Anda memiliki bisnis di bidang tersebut, menjadi vendor resmi adalah peluang bisnis B2B yang sangat menguntungkan.
Bedah Model Bisnis Bakery Modern
Meskipun Anda tidak bisa memiliki MAKO, Anda bisa belajar dari model bisnis mereka. Keunggulan utama mereka adalah konsep fresh from the oven yang dipertontonkan ke pelanggan.
Transparansi dapur membuat pelanggan percaya pada kebersihan dan kesegaran produk. Anda bisa mengadaptasi konsep ini jika ingin membangun brand bakery sendiri atau mencari mitra di platform penyedia bisnis franchise yang memiliki konsep serupa namun dengan modal lebih terjangkau.
Tabel Perbandingan Konsep Bakery
Fitur | Model Konvensional | Model MAKO/BreadTalk |
|---|---|---|
Produksi | Di dapur tertutup (belakang) | Open Kitchen (terlihat pelanggan) |
Display | Dalam etalase kaca tertutup | Self Service (pelanggan ambil sendiri) |
Aroma | Terbatas di area tertentu | Disebar ke seluruh area mal |
Kesan | Toko Roti | Gaya Hidup & Premium |
Estimasi Modal Jika Ingin Membangun Bisnis Serupa
Jika Anda bersikeras ingin memiliki bisnis sekelas MAKO, Anda harus siap membangun brand sendiri. Berdasarkan analisis kami, modal yang dibutuhkan untuk satu gerai bakery skala medium dengan peralatan lengkap berkisar antara Rp 500 Juta hingga Rp 1,5 Miliar.
Biaya terbesar tersedot pada:
Mesin Oven & Proofer: Peralatan bakery industri harganya sangat mahal.
Sewa Lokasi Mal: Biaya sewa dan service charge di mal premium sangat tinggi.
Interior: Desain interior boutique bakery membutuhkan biaya renovasi besar.
Strategi Memulai Bisnis Bakery Autopilot
Bagi Anda yang merasa modal miliaran terlalu berisiko, kami menyarankan untuk memulai dari skala yang lebih rasional. Cari franchise bakery lokal yang sedang tumbuh. Pastikan mereka memiliki manajemen pusat yang kuat dan sistem supply bahan baku yang lancar.
Penting untuk melakukan riset mendalam. Jangan tergiur nama besar semata. Sistem operasional yang rapi adalah kunci agar bisnis bisa berjalan autopilot tanpa menyita seluruh waktu Anda.
Kesimpulan
Kesimpulannya, Franchise BreadTalk atau MAKO Cake & Bakery tidak tersedia untuk umum. Johnny Andrean Group memegang kendali penuh atas seluruh gerai mereka. Peluang kerjasama yang tersedia hanya terbatas pada penyewaan lokasi strategis atau menjadi vendor suplier.
Namun, model bisnis open kitchen dan layanan mandiri yang mereka terapkan adalah ilmu mahal yang bisa Anda adaptasi. Jika Anda mencari peluang bisnis kuliner yang lebih terbuka untuk kemitraan, Anda bisa menjelajahi opsi lain yang tersedia di Buka Outlet.
Membangun bisnis roti membutuhkan ketatenan dan modal yang tidak sedikit. Pastikan Anda menghitung ROI dengan cermat sebelum terjun ke industri ini.