Loading...

Berita

Berita / Franchise Gaaram: Bisnis Ayam Goreng Batu Bara Yang Unik

Franchise Gaaram: Bisnis Ayam Goreng Batu Bara Yang Unik

Ditulis Oleh : Admin Penulis
25/01/2026 23:49
Franchise Gaaram: Bisnis Ayam Goreng Batu Bara Yang Unik

Dunia kuliner Indonesia tidak pernah kehabisan ide gila. Ketika kita berpikir ayam goreng tepung (fried chicken) sudah mencapai titik jenuh, muncul inovasi yang mengubah warna permainan—secara harfiah. Franchise Gaaram hadir dengan konsep ayam goreng berwarna hitam pekat yang menggunakan arang bambu atau charcoal.

Brand ini sempat viral dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Tapi sebagai investor cerdas, Anda tidak boleh hanya terpukau oleh viralitas. Kita perlu membedah apakah Gaaram adalah bisnis yang sustainable (berkelanjutan) atau hanya sekadar hype sesaat.

Konsep Unik: Ayam Batu Bara

Gaaram membawa angin segar dengan menu utamanya, Ayam Batu Bara. Ini bukan ayam gosong, melainkan ayam goreng tepung yang adonannya dicampur dengan activated charcoal. Secara visual, ini sangat instagramable dan memancing rasa penasaran orang untuk mencoba.

Kami di Buka Outlet selalu menekankan bahwa dalam bisnis kuliner modern, "tampilan" adalah pintu gerbang rasa. Gaaram berhasil membuka pintu tersebut dengan sangat lebar. Warna hitam yang kontras dengan taburan bumbu oranye atau saus putih menciptakan estetika yang menarik bagi generasi milenial dan Gen Z.

Produk dan Varian Menu

Selain ayam batu bara, Gaaram juga terkenal dengan menu kulit ayam goreng yang sangat renyah. Kulit ayam adalah guilty pleasure banyak orang Indonesia, dan Gaaram menjadikannya sebagai salah satu bintang utama, bukan sekadar menu sampingan.

Menu mereka biasanya dikemas dalam konsep rice bowl atau camilan on-the-go. Beberapa varian rasa yang ditawarkan meliputi:

  • Ayam Batubara Original: Gurih dengan aroma khas charcoal yang samar.

  • Kulit Ayam Crispy: Tekstur super renyah yang bikin ketagihan.

  • Nasi Jeruk: Ini adalah pasangan sempurna untuk ayam goreng. Aroma daun jeruk memberikan kesegaran yang menyeimbangkan rasa minyak dari gorengan.

Target Pasar dan Positioning

Gaaram memposisikan dirinya sedikit di atas ayam goreng gerobakan, namun masih di bawah restoran cepat saji internasional. Harga yang ditawarkan menyasar kelas menengah "nanggung" yang ingin makan enak, unik, tapi tidak mau keluar uang terlalu banyak.

Lokasi-lokasi strategis untuk brand ini biasanya ada di area komersial, ruko dekat kampus, atau area communal space di mana anak muda sering nongkrong. Konsepnya yang praktis (rice bowl) juga membuat produk ini sangat kuat di penjualan online (GoFood/GrabFood/ShopeeFood).

Estimasi Investasi Kemitraan

Berbicara soal harga franchise, Gaaram termasuk dalam kategori investasi menengah. Mengingat brand ini memiliki value yang unik dan manajemen yang cukup profesional, modal yang dibutuhkan tentu lebih besar dibanding franchise ayam goreng biasa.

Komponen investasi biasanya mencakup:

  1. Lisensi Brand: Hak menggunakan nama Gaaram yang sudah dikenal.

  2. Peralatan Masak: Deep fryer standar resto, rice cooker kapasitas besar, dan peralatan dapur lainnya.

  3. Renovasi dan Desain: Interior outlet yang biasanya bernuansa monokrom (hitam putih) sesuai identitas brand.

  4. Bahan Baku Awal: Tepung premix charcoal khusus, bumbu marinasi, dan kemasan (packaging).

Pastikan Anda menghubungi pihak manajemen resmi Gaaram untuk mendapatkan proposal penawaran harga terbaru di tahun ini.

Analisis SWOT Sederhana

Sebagai bahan pertimbangan Anda, berikut analisis kekuatan dan kelemahan bisnis ini:

Strength (Kekuatan)

  • Produk Unik: Sangat sulit ditiru oleh kompetitor rumahan karena formula tepung charcoalnya spesifik.

  • Rasa Nasi Jeruk: Ini adalah diferensiasi rasa yang kuat dibanding kompetitor yang hanya pakai nasi putih biasa.

Weakness (Kelemahan)

  • Persepsi Warna: Ada segmen konsumen tua yang mungkin merasa aneh atau takut memakan makanan berwarna hitam. Edukasi pasar masih diperlukan.

Opportunity (Peluang)

  • Pasar Online: Makanan unik selalu punya tempat spesial di aplikasi pesan antar. Algoritma aplikasi sering merekomendasikan makanan yang sedang tren.

Threat (Ancaman)

  • Peniru: Meskipun sulit, bukan tidak mungkin akan muncul brand lain dengan konsep serupa jika Gaaram tidak terus berinovasi.

Apakah Masih Layak di Tahun Ini?

Pertanyaan besarnya: Apakah tren charcoal masih laku? Jawabannya adalah ya, asalkan rasanya enak. Konsumen mungkin datang pertama kali karena penasaran warna hitamnya, tapi mereka akan kembali lagi karena rasanya.

Kunci keberhasilan Gaaram bukan lagi pada warna hitamnya semata, tetapi pada kualitas rasa daging ayam dan kelezatan nasi jeruknya. Jika Anda mampu menjaga standar operasional prosedur (SOP) dalam penggorengan agar ayam tetap juicy dan kulit tetap renyah, bisnis ini punya nafas panjang.

Kesimpulan

Franchise Gaaram adalah pilihan tepat bagi Anda yang ingin tampil beda di pasar kuliner yang jenuh. Ini bukan bisnis untuk kaum konvensional, tapi untuk Anda yang berani mengambil pasar niche anak muda yang dinamis.

Saran kami, fokuslah pada kualitas layanan dan kebersihan outlet. Produk yang unik akan sia-sia jika pelayanan lambat atau tempat kotor. Pastikan Anda siap terjun mengontrol kualitas harian sebelum memutuskan bergabung.


Ingin Konsultasi Lebih Lanjut?

Bergabunglah dengan kemitraan BukaOutlet saat ini juga!
Hubungi Kami untuk Bergabung