Loading...

Berita

Berita / Modal Dan Syarat Menjadi Pangkalan Gas Elpiji 3kg (Sub-Agen Resmi)

Modal Dan Syarat Menjadi Pangkalan Gas Elpiji 3kg (Sub-Agen Resmi)

Ditulis Oleh : Admin Penulis
21/01/2026 14:55
Modal Dan Syarat Menjadi Pangkalan Gas Elpiji 3kg (Sub-Agen Resmi)

Gas Elpiji 3kg atau yang sering disebut gas melon adalah komoditas vital bagi masyarakat Indonesia. Permintaannya tidak pernah surut karena menyangkut kebutuhan dapur rumah tangga dan usaha mikro.

Menjadi Pangkalan Gas Elpiji 3kg resmi adalah salah satu bisnis yang sering disebut "tahan banting". Namun, prosesnya tidak semudah membuka warung kelontong biasa karena barang ini adalah barang bersubsidi yang diawasi ketat oleh negara.

Memahami Perbedaan Agen dan Pangkalan

Sebelum melangkah lebih jauh, kami perlu meluruskan pemahaman Anda tentang struktur distribusi gas Pertamina agar tidak salah langkah. Banyak pemula yang tertukar antara Agen dan Pangkalan.

Agen LPG adalah distributor besar (biasanya berbentuk PT atau Koperasi) yang mengambil barang langsung dari SPBE (Stasiun Pengisian Bulk Elpiji). Modal untuk menjadi Agen bisa mencapai miliaran rupiah dengan armada truk yang banyak.

Sedangkan Pangkalan (Sub-Agen) adalah tingkat pengecer resmi yang mengambil barang dari Agen dan menjualnya langsung ke konsumen akhir. Inilah peluang yang paling masuk akal bagi pengusaha UMKM atau perorangan.

Syarat Administrasi dan Perizinan

Pertamina dan pemerintah memperketat aturan main untuk menjadi pangkalan resmi. Hal ini bertujuan agar distribusi gas subsidi tepat sasaran dan tidak ada penimbunan.

Anda harus mengajukan permohonan kepada Agen LPG resmi di wilayah Anda, bukan langsung ke Pertamina pusat. Agen inilah yang nanti akan menunjuk Anda sebagai mitra pangkalan mereka.

Berikut syarat administrasi yang umumnya wajib Anda penuhi:

  1. Identitas: KTP dan NPWP (Wajib aktif).

  2. Surat Izin: Surat Keterangan Usaha (SKU) dari Kelurahan/Desa setempat.

  3. Foto Lokasi: Dokumentasi tempat usaha yang jelas.

  4. Surat Pernyataan: Bersedia mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah setempat.

Syarat Lokasi dan Sarana Usaha

Tidak sembarang tempat bisa dijadikan gudang gas. Faktor keamanan (Safety) menjadi prioritas utama karena gas adalah bahan yang mudah terbakar.

Lokasi pangkalan sebaiknya tidak berada di gang sempit yang menyulitkan akses mobil truk agen saat loading barang. Jarak antara pangkalan baru dengan pangkalan yang sudah ada (existing) juga biasanya diatur minimal 1 km atau sesuai kebijakan agen setempat (zonasi).

Anda juga wajib menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di lokasi usaha. Ventilasi udara di tempat penyimpanan tabung juga harus sangat baik untuk mencegah akumulasi gas jika terjadi kebocoran.

Rincian Modal Usaha Pangkalan Gas

Modal usaha ini terbagi menjadi modal tempat (renovasi) dan modal pembelian tabung (rolling). Berikut estimasi kasar untuk pangkalan skala pemula:

Keperluan

Estimasi Biaya

Pembelian 50-100 Tabung Kosong + Isi

Rp 15.000.000 - Rp 30.000.000

Renovasi Gudang & Kerangkeng Besi

Rp 5.000.000

Papan Nama (Signage) Resmi

Rp 500.000

Alat Pemadam (APAR) & Timbangan

Rp 1.000.000

Total Estimasi

Rp 21.500.000 - Rp 36.500.000

Perlu diingat, harga tabung kosong fluktuatif. Pastikan Anda membeli tabung yang SNI dan dalam kondisi layak pakai.

Potensi Keuntungan dan Perhitungan HET

Keuntungan pangkalan gas 3kg didapat dari selisih harga beli dari Agen dan harga jual ke konsumen. Namun, Anda tidak bebas menentukan harga jual seenaknya.

Pemerintah Daerah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET). Misalnya, jika harga dari Agen adalah Rp 14.500 dan HET di daerah Anda Rp 18.000, maka margin Anda adalah Rp 3.500 per tabung.

Meskipun margin per tabung terlihat kecil, kuncinya ada pada volume penjualan (turnover). Gas adalah kebutuhan harian yang perputarannya sangat cepat.

Jika kuota Anda 100 tabung per hari habis terjual:

  • 100 tabung x Rp 3.500 = Rp 350.000 per hari.

  • Sebulan (25 hari kerja) = Rp 8.750.000.

Ini adalah pendapatan kotor yang sangat menarik untuk bisnis yang produknya dicari orang tanpa perlu promosi berlebihan. Jika Anda mencari perbandingan bisnis dengan modal serupa, silakan cek katalog peluang usaha kami yang lain.

Tantangan dan Risiko Bisnis

Risiko terbesar dalam bisnis ini adalah faktor keamanan. Kebocoran gas bisa berakibat fatal. Oleh karena itu, SOP penyimpanan dan penanganan tabung tidak boleh ditawar.

Selain itu, Anda akan sering berhadapan dengan inspeksi dadakan dari pihak berwenang untuk memastikan Anda tidak menjual di atas HET atau menimbun barang. Pelanggaran aturan ini bisa berakibat pencabutan izin usaha (PHU).

Kelangkaan pasokan dari Pertamina di momen-momen tertentu (seperti hari raya) juga bisa membuat pangkalan Anda didemo warga jika stok kosong. Mental yang kuat diperlukan untuk menghadapi dinamika sosial ini.

Kesimpulan

Menjadi pangkalan gas Elpiji 3kg adalah bisnis "basah" yang menjanjikan stabilitas pendapatan jangka panjang. Selama dapur warga masih mengepul, bisnis Anda akan terus berjalan.

Namun, bisnis ini menuntut kedisiplinan administrasi dan kepatuhan terhadap regulasi pemerintah yang ketat. Ini bukan bisnis untuk mereka yang ingin cepat kaya dengan cara spekulatif.

Jika Anda memiliki lokasi yang memenuhi syarat dan siap mengikuti aturan main pemerintah, segera ajukan proposal ke Agen LPG terdekat di kota Anda sebelum kuota di wilayah tersebut penuh.


Ingin Konsultasi Lebih Lanjut?

Bergabunglah dengan kemitraan BukaOutlet saat ini juga!
Hubungi Kami untuk Bergabung