Loading...

Berita

Berita / 10 Franchise Lokal Indonesia Yang Berani Lawan McD & Starbucks!

10 Franchise Lokal Indonesia Yang Berani Lawan McD & Starbucks!

Ditulis Oleh : Admin SEO Haoze
29/08/2025 05:57
10 Franchise Lokal Indonesia Yang Berani Lawan McD & Starbucks!

Selama ini, bisnis franchise global seperti McDonald’s, KFC, Starbucks, atau Miniso sering dianggap sebagai “raja” bisnis waralaba. Namun, siapa bilang brand lokal tidak bisa bersaing? Faktanya, dalam 5–10 tahun terakhir, banyak franchise asal Indonesia yang berkembang pesat, bahkan mampu mengimbangi popularitas brand global.

Keunggulan mereka ada di harga yang lebih terjangkau, menu yang sesuai lidah lokal, serta strategi adaptasi pasar. Bagi pebisnis muda seperti Laras, tren ini adalah sinyal bahwa berinvestasi di franchise lokal bisa sama menariknya dengan brand internasional.

Mari kita bedah 10 bisnis franchise lokal Indonesia yang sukses menyaingi brand global.


1. Es Teh Indonesia – Primadona Minuman Murah Meriah

  • Modal franchise: ±Rp 120–200 juta

  • Kompetitor global: Chatime, KOI, Tealive

Es Teh Indonesia berhasil mengubah minuman sederhana jadi fenomena nasional dengan ribuan outlet tersebar di Indonesia. Harganya murah, target pasarnya universal, dan repeat order tinggi. Inilah kekuatan yang membuatnya bisa menyaingi minuman teh franchise global.


2. Kopi Kenangan – Unicorn F&B Kebanggaan Lokal

  • Modal franchise: ±Rp 150–200 juta (konsep kios)

  • Kompetitor global: Starbucks, Dunkin’

Didirikan 2017, Kopi Kenangan kini berstatus unicorn di Asia Tenggara. Strateginya adalah konsep grab & go dengan harga lebih terjangkau dari Starbucks. Dengan ribuan gerai aktif, brand ini sudah terbukti punya skala nasional dan regional.


3. Janji Jiwa – Kopi Grab & Go yang Merakyat

  • Modal franchise: Rp 85–200 juta

  • Kompetitor global: Starbucks, Costa Coffee

Janji Jiwa tumbuh cepat dengan ribuan outlet di seluruh Indonesia. Konsep kopi cepat saji dengan harga Rp 18–25 ribu membuatnya relevan untuk kalangan muda. Inovasi menu dan kolaborasi juga membuat brand ini tetap segar.


4. Kopi Kulo – Pioneer Kopi Kekinian Lokal

  • Modal franchise: ±Rp 80–150 juta

  • Kompetitor global: kedai kopi internasional

Kopi Kulo dikenal sebagai pelopor kopi kekinian lokal. Menu ikonik “Avocatto” jadi pembeda dari bisnis franchise global. Dengan modal relatif rendah, Kopi Kulo banyak dilirik investor pemula yang ingin masuk ke bisnis F&B.


5. Nyoklat Kress – Cokelat Kekinian Versi Lokal

  • Modal franchise: Rp 15–25 juta

  • Kompetitor global: brand minuman coklat seperti Godiva atau minuman coklat premium

Di tengah dominasi kopi dan boba, Nyoklat Kress membuktikan bahwa minuman coklat tetap punya pasar besar. Harganya jauh lebih terjangkau dibanding minuman coklat global, sehingga bisa menjangkau pasar menengah ke bawah.


6. Sabana Fried Chicken – Ayam Goreng Rasa Lokal

  • Modal franchise: Rp 20–25 juta (usaha gerobakan)

  • Kompetitor global: KFC, McDonald’s

Dengan ribuan outlet, Sabana sukses jadi “ayam goreng rakyat”. Strateginya sederhana: harga murah, rasa sesuai lidah lokal, dan konsep gerobak yang bisa ditempatkan di banyak titik. Ini jadi bukti bahwa tidak semua harus berkonsep resto mewah untuk bersaing.


7. Rocket Chicken – Fast Food Lokal dengan Skala Besar

  • Modal franchise: ±Rp 350–500 juta

  • Kompetitor global: KFC, McD

Berasal dari Jawa Tengah, Rocket Chicken berkembang pesat dengan ratusan outlet. Konsepnya mirip fast food global, tapi dengan harga lebih murah. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa brand lokal bisa masuk ke arena fast food modern.


8. Bakso Benhil – Street Food Indonesia yang Tersistem

  • Modal franchise: Rp 20–30 juta

  • Kompetitor global: makanan cepat saji internasional

Bakso adalah ikon kuliner Indonesia. Bisnis Franchise Bakso Benhil berhasil mengemasnya jadi sistem bisnis waralaba yang modern, sehingga bisa bersaing dengan brand global di sektor makanan cepat saji.


9. Martabak Orins – Dessert Lokal dengan Konsep Modern

  • Modal franchise: Rp 50–100 juta

  • Kompetitor global: franchise dessert seperti Auntie Anne’s atau Crispy Crepes

Martabak Orins membawa jajanan klasik ke level modern dengan variasi topping kekinian. Dengan branding kuat dan sistem franchise rapi, Martabak Orins mampu menyaingi dessert global.


10. J.CO Donuts & Coffee – Bukti Lokal Bisa Go International

  • Modal franchise: ±Rp 1–2 miliar

  • Kompetitor global: Dunkin’ Donuts, Krispy Kreme

J.CO adalah bukti nyata brand lokal bisa menembus pasar global. Kini sudah hadir di Malaysia, Filipina, Singapura, bahkan Tiongkok. Strateginya adalah produk premium dengan harga lebih terjangkau dibanding brand global.


Modal & ROI: Lokal vs Global

Salah satu alasan bisnis franchise lokal makin dilirik adalah modal yang jauh lebih ramah.

  • Franchise global seperti McD atau KFC butuh Rp 15–20 miliar untuk membuka 1 outlet.

  • Bandingkan dengan franchise lokal seperti Sabana (Rp 25 juta) atau Es Teh Indonesia (Rp 120 juta).

ROI juga relatif lebih cepat di franchise lokal karena biaya operasional lebih rendah dan harga jual lebih sesuai daya beli masyarakat Indonesia.


Strategi Brand Lokal Bersaing dengan Global

Ada beberapa kunci sukses franchise lokal dalam menghadapi raksasa global:

  1. Harga lebih terjangkau – sesuai daya beli konsumen lokal.

  2. Menu relevan dengan lidah Indonesia – misalnya ayam goreng dengan bumbu lokal atau kopi dengan rasa gula aren.

  3. Model bisnis adaptif – dari gerobakan hingga resto modern, sesuai kemampuan investor.

  4. Inovasi digital – promosi lewat marketplace franchise, aplikasi delivery, hingga social media.


Kesimpulan

Brand global memang punya nama besar, tapi franchise lokal Indonesia tidak kalah kuat. Dari Es Teh Indonesia, Kopi Kenangan, hingga J.CO Donuts, semua membuktikan bahwa bisnis waralaba lokal bisa bersaing lewat strategi harga, adaptasi menu, dan inovasi.

Bagi investor seperti Laras, franchise lokal adalah pilihan menarik: modal lebih terjangkau, ROI lebih cepat, dan daya saing terbukti.

Kalau kamu ingin ikut berinvestasi, mulai riset di marketplace franchise resmi. Bandingkan paket, cek ROI, dan pilih brand lokal yang sesuai modal serta visi bisnis. Karena di 2025, franchise lokal Indonesia bukan hanya pemain pelengkap—tapi pesaing sejati brand global.


Ingin Konsultasi Lebih Lanjut?

Bergabunglah dengan kemitraan BukaOutlet saat ini juga!
Hubungi Kami untuk Bergabung