Loading...

Berita

Berita / Franchise Laundry: Modal Kecil, Balik Modal Cuma Setahun!

Franchise Laundry: Modal Kecil, Balik Modal Cuma Setahun!

Ditulis Oleh : Admin SEO Haoze
29/08/2025 05:37
Franchise Laundry: Modal Kecil, Balik Modal Cuma Setahun!

Banyak karyawan kantoran seperti Tono yang bermimpi punya bisnis sampingan. Masalahnya, waktu terbatas membuat mereka sulit turun langsung mengurus operasional. Di sinilah franchise laundry muncul sebagai solusi. Dengan kebutuhan rutin masyarakat urban dan sistem operasional yang bisa dijalankan karyawan, bisnis laundry dianggap sebagai salah satu model franchise paling stabil dengan ROI super cepat.

Tapi, seberapa menguntungkan sebenarnya bisnis ini? Mari kita bedah lebih dalam.


Laundry: Kebutuhan Harian, Bukan Tren

Berbeda dengan minuman kekinian atau bisnis musiman lain, laundry adalah kebutuhan pokok di masyarakat modern. Warga kota dengan aktivitas padat, mahasiswa kos, hingga keluarga urban semakin mengandalkan jasa laundry karena praktis.

Artinya, permintaan jasa laundry tidak terpengaruh tren. Bahkan di masa krisis, orang tetap perlu mencuci baju. Inilah yang membuat bisnis ini disebut “anti musiman” dan sangat cocok untuk investor yang mencari kestabilan jangka panjang.


Modal & Paket Franchise Laundry

Bagi pemula, salah satu keunggulan laundry adalah modal awal yang relatif terjangkau dibanding sektor lain.

  • Paket franchise biasanya mulai dari Rp 50 juta hingga Rp 150 juta, tergantung skala dan fasilitas.

  • Dalam paket biasanya sudah termasuk:

    • Mesin cuci & pengering profesional.

    • Setrika uap & perlengkapan pendukung.

    • Rak & meja operasional.

    • Bahan baku awal (detergen, parfum laundry, plastik).

    • Pelatihan karyawan & SOP.

    • Branding outlet & software POS (kasir digital).

Dengan modal menengah, investor seperti Tono sudah bisa memiliki usaha laundry berstandar profesional tanpa harus repot memulai dari nol.


Potensi Omzet & ROI

Franchise laundry dikenal punya ROI cepat dan margin sehat.

  • Omzet rata-rata: Rp 20–40 juta per bulan untuk skala menengah di lokasi strategis.

  • Biaya operasional relatif rendah, hanya mencakup detergen, listrik/air, dan gaji karyawan.

  • Laba bersih bisa mencapai Rp 8–15 juta per bulan tergantung volume cucian.

  • ROI (balik modal) tercapai dalam 12–18 bulan, lebih cepat dibanding sektor lain seperti klinik kecantikan (18–24 bulan) atau bimbel (12–24 bulan).

Dengan repeat order tinggi, laundry jadi bisnis yang “menggaji diri sendiri” secara konsisten, bukan sekadar booming sesaat.


Kenapa Cocok Jadi Bisnis Sampingan

Bagi karyawan sibuk seperti Tono, laundry menarik karena bisa dijalankan secara autopilot.

  • Operasional dikerjakan karyawan: mulai dari menerima order, mencuci, hingga mengantar pakaian.

  • Franchisor menyediakan SOP detail sehingga kinerja outlet seragam.

  • Beberapa brand menawarkan sistem manajemen digital: laporan omzet, stok, dan performa bisa dipantau via aplikasi.

  • Investor cukup fokus pada strategi lokasi & monitoring, tanpa harus hadir setiap hari.

Dengan konsep ini, franchise laundry menjadi salah satu bisnis sampingan paling realistis untuk pekerja kantoran.


Brand Franchise Laundry Populer di Indonesia

Beberapa brand franchise laundry yang populer di marketplace franchise dan bisa jadi referensi untuk calon investor antara lain:

  • KlinKlin Laundry – modal mulai Rp 61 juta, fokus pada pasar urban dengan konsep modern.

  • Simply Fresh Laundry – salah satu pelopor laundry kiloan di Indonesia dengan ratusan outlet.

  • Laundrexpress & Washoku – franchise dengan konsep laundry modern yang menekankan digital management system.

Ketiga brand ini dikenal memberikan dukungan penuh, mulai dari peralatan, training karyawan, hingga marketing.


Tips Memilih Franchise Laundry

Sebelum memutuskan, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:

  1. Lokasi Strategis
    Pilih lokasi dengan demand tinggi, seperti dekat kos-kosan, apartemen, perumahan padat, atau kawasan urban sibuk.

  2. Dukungan Franchisor
    Pastikan paket mencakup training, mesin berkualitas, sistem kasir digital, dan support marketing.

  3. Legalitas & Reputasi
    Pilih brand yang sudah punya rekam jejak baik dan testimoni mitra positif. Hindari franchise abal-abal tanpa bukti outlet sukses.

  4. Analisis Operasional
    Hitung ulang biaya sewa tempat, listrik, air, dan gaji karyawan agar proyeksi ROI lebih realistis.


Kesimpulan

Franchise laundry terbukti menjadi pilihan favorit untuk bisnis sampingan karena:

  • Modal relatif terjangkau: mulai dari Rp 50–150 juta.

  • Omzet stabil: Rp 20–40 juta/bulan.

  • Laba bersih menarik: Rp 8–15 juta/bulan.

  • ROI cepat: hanya 12–18 bulan.

  • Operasional autopilot: bisa dijalankan karyawan dengan SOP dari franchisor.

Untuk Tono dan banyak karyawan sibuk lainnya, franchise laundry adalah salah satu pilihan bisnis paling realistis di 2025. Dengan demand rutin, margin sehat, dan sistem operasional yang terstruktur, laundry bisa jadi mesin passive income yang stabil.


Ingin Konsultasi Lebih Lanjut?

Bergabunglah dengan kemitraan BukaOutlet saat ini juga!
Hubungi Kami untuk Bergabung