Bisnis Camilan Viral 2025: Franchise Basreng Pedas & Cimol Crispy Yang Laris Manis

Media sosial kini bukan hanya tempat hiburan, tapi juga “mesin penggerak” tren bisnis kuliner. Salah satu yang selalu viral di TikTok dan Instagram adalah camilan khas Bandung seperti cireng, cimol, dan basreng. Harga terjangkau, rasa nagih, dan packaging kekinian membuat jajanan ini punya pasar luas, mulai dari pelajar hingga pekerja kantoran.
Bagi mahasiswa atau investor pemula dengan modal kecil, bisnis franchise camilan kekinian bisa jadi peluang bisnis menjanjikan di 2025.
Kenapa Cireng, Cimol, dan Basreng Populer?
Ada beberapa alasan kenapa bisnis ini selalu ramai:
-
Harga merakyat → hanya Rp 5–15 ribu per kemasan, cocok untuk semua kalangan.
-
Repeat order tinggi → jajanan ringan mudah habis dan selalu dicari lagi.
-
Viral di sosmed → banyak brand camilan viral berawal dari tren pedas level atau challenge makan basreng/cimol.
-
Fleksibel dijual → bisa lewat booth, online shop, hingga reseller kecil.
Inilah yang membuat camilan kekinian tetap relevan meski tren kuliner cepat berganti.
Paket & Modal Bisnis Franchise Camilan Kekinian
Modal yang dibutuhkan relatif kecil dibanding franchise kuliner besar. Umumnya tersedia beberapa pilihan paket:
-
Rp 5–10 juta → paket booth mini (gerobak sederhana + bahan baku awal).
-
Rp 15–25 juta → booth menengah dengan desain modern, branding lebih menarik, dan menu variatif.
-
Rp 30–50 juta → outlet semi-kafe, cocok untuk konsep dine-in kecil dengan tempat nongkrong anak muda.
Dengan modal Rp 5 juta saja, mahasiswa seperti Nanda sudah bisa memulai usaha lewat booth kecil di kampus atau area sekolah.
Menu Favorit & Varian Rasa yang Selalu Laris
Franchise camilan kekinian biasanya menawarkan menu bervariasi agar konsumen tidak cepat bosan. Beberapa varian yang populer:
-
Cireng: original, isi ayam, sosis, keju mozzarella.
-
Cimol: cimol crispy pedas, cimol balado, cimol keju.
-
Basreng (baso goreng): level pedas 1–5, rasa keju asin, BBQ, balado.
-
Tambahan: tahu walik, mie lidi, kentang spiral, keripik pedas.
Selain rasa, packaging kekinian (pouch zip, desain colorful, label unik) jadi daya tarik utama, apalagi untuk pasar anak muda.
Potensi Omzet & ROI
Salah satu alasan camilan kekinian diminati investor pemula adalah modal kecil tapi potensi cuan besar.
-
Booth kecil → omzet Rp 10–20 juta/bulan.
-
Booth menengah → omzet Rp 25–40 juta/bulan.
-
Outlet semi-kafe → omzet bisa lebih dari Rp 50 juta/bulan.
Dengan margin camilan kering/beku mencapai 50–70%, laba bersih bisa Rp 5–15 juta/bulan tergantung skala usaha. ROI (balik modal) relatif cepat: hanya 6–12 bulan.
Dukungan dari Franchisor
Bergabung dengan bisnis franchise camilan kekinian berarti Nanda tidak perlu pusing urusan resep dan branding. Biasanya franchisor sudah menyiapkan:
-
Supply bahan baku (tepung, bumbu tabur, baso aci, sambal).
-
Booth siap pakai dengan desain modern.
-
Training & SOP produksi agar rasa konsisten.
-
Packaging menarik dengan brand siap pakai.
-
Promosi online dan konten sosmed agar bisnis cepat dikenal.
Beberapa sistem bahkan fleksibel: cukup beli paket awal, lalu repeat order bahan baku sesuai kebutuhan.
Contoh Brand Franchise Camilan Kekinian
Beberapa nama yang cukup populer di kategori ini antara lain:
-
Maicih → pelopor basreng pedas viral.
-
Cimol Jajanan Bandung → menawarkan paket booth mini.
-
Basreng Pedas Level → banyak UMKM yang masuk marketplace bisnis franchise.
-
Paket franchise camilan kekinian di marketplace (WaralabaKu, Tokopedia, Shopee) → modal mulai Rp 5–15 juta.
Dengan banyaknya pilihan, investor pemula bisa lebih mudah membandingkan paket sesuai modal.
Tips Memilih Franchise Camilan Kekinian
Agar bisnis cepat berkembang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
-
Pastikan rasa konsisten → camilan kekinian laku bukan hanya karena viral, tapi juga karena enak.
-
Lokasi strategis → dekat kampus, sekolah, alun-alun, atau area nongkrong anak muda.
-
Perhatikan packaging → kemasan estetik lebih menarik minat beli.
-
Manfaatkan media sosial → TikTok & Instagram bisa jadi mesin promosi gratis.
-
Cek reputasi franchisor → pastikan mereka punya support supply stabil & strategi branding.
Kesimpulan
Franchise camilan kekinian seperti cireng, cimol, dan basreng adalah peluang usaha modal kecil dengan prospek cuan besar. Dengan investasi mulai Rp 5 juta, omzet Rp 10–40 juta per bulan bukan hal mustahil, apalagi jika dipadukan dengan promosi kreatif di media sosial.
Bagi mahasiswa seperti Nanda yang ingin usaha sampingan, bisnis franchise camilan kekinian bisa jadi pilihan tepat. Selain ringan dijalankan, repeat order tinggi membuat bisnis ini tahan lama.
Kalau kamu juga tertarik, langkah selanjutnya adalah cek paket franchise di marketplace resmi dan pilih brand sesuai modal & target pasar.