Loading...

Berita

Berita / Franchise Aromaterapi Lokal: Modal Mulai 30 Juta, Pasar Wellness Booming!

Franchise Aromaterapi Lokal: Modal Mulai 30 Juta, Pasar Wellness Booming!

Ditulis Oleh : Admin SEO Haoze
30/08/2025 18:06
Franchise Aromaterapi Lokal: Modal Mulai 30 Juta, Pasar Wellness Booming!

Dalam beberapa tahun terakhir, tren wellness dan self-care semakin populer di Indonesia. Orang-orang mulai sadar pentingnya menjaga kesehatan mental, kualitas tidur, dan gaya hidup alami. Salah satu produk yang makin dicari adalah aromaterapi dan essential oil (EO).

Dari diffuser elektrik di ruang kerja, lilin aromaterapi di kamar tidur, hingga essential oil lavender untuk relaksasi, produk ini kini bukan sekadar pelengkap, tapi sudah jadi bagian gaya hidup. Menariknya, peluang ini juga masuk ke dunia franchise.


Kenapa Bisnis Franchise Aromaterapi Menarik?

Ada beberapa alasan mengapa bisnis aromaterapi & EO sangat potensial di 2025:

  • Pasar wellness yang terus tumbuh → Generasi muda dan keluarga urban mulai rutin memakai produk aromaterapi.

  • Produk universal → Digunakan untuk relaksasi, tidur nyenyak, mengurangi stres, hingga antiseptik alami.

  • Repeat order tinggi → EO habis dalam 1–2 bulan, sehingga pelanggan akan membeli ulang.

  • Lifestyle sekaligus kebutuhan → EO kini bukan hanya gaya hidup, tapi juga jadi bagian dari perawatan rumah tangga modern.

Buat investor pemula seperti Lestari, franchise aromaterapi bisa jadi bisnis sehat + cuan.


Modal & Paket Franchise Aromaterapi

Peluang bisnis franchise aromaterapi hadir dalam beberapa level investasi, menyesuaikan modal:

  • Rp 30–50 juta → paket booth mini di mall atau pop-up store, menjual EO & diffuser.

  • Rp 80–150 juta → toko kecil dengan katalog lebih lengkap (EO, lilin, skincare natural).

  • Rp 200–400 juta → store premium dengan branding kuat, integrasi e-commerce, dan koleksi produk wellness lengkap.

Dengan variasi paket ini, bisnis aromaterapi bisa dijalankan baik oleh pebisnis pemula maupun investor yang ingin bangun brand lebih besar.


Produk Populer dalam Franchise Aromaterapi

Produk yang biasanya ditawarkan bisnis franchise aromaterapi sangat variatif, di antaranya:

  • Essential oil: lavender (relaksasi), peppermint (segar), eucalyptus (pernapasan), tea tree (antibakteri), citrus (mood booster).

  • Diffuser elektrik & reed diffuser: jadi pelengkap utama dalam penggunaan EO.

  • Lilin aromaterapi: berbasis soy wax atau beeswax, ramah lingkungan.

  • Skincare & sabun natural: berbahan dasar essential oil.

  • Gift set & paket hampers: sangat laku saat momen spesial seperti Lebaran, Natal, atau ulang tahun.

Produk-produk ini tidak hanya laris di toko fisik, tapi juga sangat populer di e-commerce.


Potensi Omzet & ROI

Bagaimana peluang cuannya? Mari kita simulasikan:

  • Omzet toko kecil: Rp 20–50 juta/bulan.

  • Omzet toko menengah-premium: Rp 80–150 juta/bulan.

  • Margin produk: bisa mencapai 40–60%, lebih tinggi dari retail biasa karena nilai produk wellness relatif premium.

  • ROI: 12–24 bulan, tergantung lokasi dan strategi penjualan online/offline.

Dengan kombinasi penjualan toko fisik dan marketplace, omzet bisa lebih cepat berkembang.


Dukungan dari Franchisor

Keuntungan bergabung franchise dibanding bangun brand sendiri adalah adanya dukungan penuh dari franchisor, seperti:

  • Supply produk berkualitas → EO lokal yang sudah bersertifikasi, halal, dan aman digunakan.

  • Booth/toko siap pakai → desain modern dengan konsep wellness & eco-friendly.

  • Training produk & customer experience → cara menjelaskan manfaat EO ke pelanggan.

  • Marketing support → promosi offline & digital, termasuk branding di media sosial.

  • Integrasi e-commerce → dukungan masuk ke marketplace (Shopee, Tokopedia) dengan branding resmi.

Buat investor pemula, support ini sangat penting untuk menjaga bisnis tetap stabil.


Contoh Brand Essential Oil Lokal yang Populer

Beberapa brand aromaterapi & EO lokal yang sudah dikenal luas bahkan hingga pasar internasional:

  • Sensatia Botanicals → brand asal Bali dengan produk natural berbasis essential oil.

  • Utama Spice → pionir essential oil lokal, terkenal dengan kualitas therapeutic grade.

  • Klen & Kind → brand natural wellness dengan konsep eco-friendly dan stylish.

  • UMKM Essential Oil Nusantara → banyak brand lokal yang menawarkan kemitraan paket mini di marketplace franchise.

Dengan brand-brand ini, bisnis franchise aromaterapi di Indonesia punya peluang besar untuk bersaing dengan produk impor.


Tips Memilih Franchise Aromaterapi & Essential Oil

Sebelum bergabung, ada beberapa hal yang wajib dipertimbangkan:

  1. Cek sertifikasi produk → pastikan EO aman, halal, dan bersertifikat BPOM.

  2. Supply chain stabil → jangan sampai stok sering kosong, karena pelanggan butuh repeat order.

  3. Lokasi strategis → pilih tempat di mall, wellness center, yoga studio, atau dekat komunitas urban.

  4. Kombinasi offline & online → selain toko fisik, maksimalkan penjualan lewat e-commerce.

  5. Branding & storytelling → pilih franchisor yang punya citra positif (natural, eco-friendly, sustainable).


Kesimpulan

Franchise aromaterapi & essential oil lokal adalah peluang bisnis wellness yang sedang naik daun di 2025. Dengan modal mulai Rp 30 juta, omzet Rp 20–150 juta/bulan bukan hal mustahil, terutama jika dipadukan dengan strategi penjualan online.

Buat Lestari dan calon investor lain, bisnis ini bukan hanya soal cuan, tapi juga selaras dengan gaya hidup sehat dan tren global yang berkelanjutan.

Jika tertarik, langkah selanjutnya adalah mengecek paket bisnis franchise aromaterapi di marketplace resmi dan memilih brand lokal yang paling sesuai dengan modal & target pasar.


Ingin Konsultasi Lebih Lanjut?

Bergabunglah dengan kemitraan BukaOutlet saat ini juga!
Hubungi Kami untuk Bergabung