Loading...

Berita

Berita / Franchise Thrift Shop: Modal Mulai 30 Juta, Bisnis Fashion Anti Sepi!

Franchise Thrift Shop: Modal Mulai 30 Juta, Bisnis Fashion Anti Sepi!

Ditulis Oleh : Admin SEO Haoze
30/08/2025 18:13
Franchise Thrift Shop: Modal Mulai 30 Juta, Bisnis Fashion Anti Sepi!

Tren thrift shop dan preloved store semakin booming di kalangan anak muda Indonesia, khususnya Gen Z. Bagi mereka, belanja baju bekas bukan hanya soal hemat, tapi juga bentuk gaya hidup berkelanjutan (sustainable fashion).

Mulai dari thrift haul di TikTok, hunting jaket vintage di Instagram, hingga preloved sneakers branded di marketplace, bisnis ini jadi magnet besar bagi konsumen muda. Tak heran, kini mulai muncul bisnis franchise thrift shop yang menawarkan peluang bisnis dengan sistem lebih rapi dan terstandarisasi.


Kenapa Thrift & Preloved Booming?

Ada beberapa alasan kenapa bisnis thrift shop jadi tren:

  • Sustainable fashion → konsumen semakin sadar dampak fast fashion terhadap lingkungan, sehingga preloved jadi pilihan ramah bumi.

  • Harga terjangkau → bisa dapat kaos Nike, hoodie Uniqlo, hingga tas branded preloved dengan harga miring.

  • Viral di media sosial → konten thrift haul di TikTok/Instagram menarik minat banyak orang.

  • Pasar luas → mulai dari mahasiswa, pecinta streetwear, hingga pekerja muda yang ingin tampil stylish tanpa keluar budget besar.

Dengan kombinasi gaya hidup, tren online, dan nilai keberlanjutan, thrift shop diprediksi akan terus tumbuh di tahun-tahun mendatang.


Paket & Modal Franchise Thrift Shop

Bagi calon investor, bisnis franchise thrift shop kini hadir dalam berbagai pilihan modal:

  • Rp 30–50 juta → paket kios kecil/booth, stok basic fashion (kaos, kemeja, jeans).

  • Rp 70–150 juta → toko menengah dengan koleksi branded lebih variatif + aksesoris.

  • Rp 200–400 juta → flagship store bergaya vintage + integrasi e-commerce (Shopee, Tokopedia, Instagram Shop).

Model bisnis ini cocok untuk pemula dengan modal kecil maupun investor serius yang ingin membangun store besar dengan branding kuat.


Produk Populer di Preloved Store

Jenis produk yang biasa ditawarkan dalam thrift shop sangat beragam:

  • Pakaian branded preloved → kaos band, kemeja vintage, jaket denim, hoodie streetwear.

  • Sneakers preloved → Nike, Adidas, Vans, Converse.

  • Aksesoris branded → tas second, topi, belt.

  • Paket thrift kiloan → bundle hemat untuk segmen pelajar/mahasiswa.

Karena variasi produk yang luas, bisnis ini bisa menjangkau banyak segmen pasar sekaligus.


Potensi Omzet & ROI

Lalu, seberapa cuan bisnis thrift shop?

  • Omzet toko kecil: Rp 15–30 juta/bulan.

  • Omzet toko menengah/premium: Rp 50–150 juta/bulan.

  • Margin: bisa mencapai 50–100%, karena harga beli grosir barang preloved relatif murah.

  • ROI: 8–18 bulan, relatif cepat dibanding retail fashion baru.

Artinya, meskipun modal awal lebih ringan, potensi keuntungan thrift shop cukup menjanjikan.


Dukungan dari Franchisor

Bergabung dengan bisnis franchise thrift shop membuat bisnis lebih terarah karena franchisor biasanya memberi fasilitas seperti:

  • Supply barang preloved branded impor (grade A–C) dengan quality check.

  • Branding & desain toko bergaya vintage atau streetwear.

  • Sistem display & layout toko agar menarik bagi anak muda.

  • Training penjualan & promosi online (TikTok Live, Shopee Live).

  • Integrasi e-commerce → stok langsung bisa dijual di marketplace digital.

Support ini penting agar pebisnis pemula tidak bingung soal sourcing barang dan strategi pemasaran.


Contoh Brand & Komunitas Thrift Lokal

Beberapa thrift & preloved store lokal yang sudah dikenal:

  • Thrift Haus Indonesia → thrift store modern dengan branding kekinian.

  • Second Chance Store → toko preloved branded dengan sistem lebih rapi.

  • Preloved Premium Hub → fokus pada fashion branded kelas menengah-atas.

  • Paket thrift UMKM di marketplace franchise → banyak tawarkan “paket siap jual” lengkap dengan booth dan stok awal.

Meski sebagian besar thrift shop masih dikelola independen, peluang bisnis franchise mulai muncul dengan konsep yang lebih profesional.


Tips Memilih Franchise Thrift & Preloved Store

Sebelum memutuskan bergabung, perhatikan beberapa hal berikut:

  1. Pastikan kualitas barang → pilih franchisor dengan sistem sorting & quality check yang baik.

  2. Supply chain stabil → jangan sampai stok terlambat karena barang preloved sangat bergantung pada import & distribusi.

  3. Lokasi strategis → dekat kampus, area kos, atau pusat fashion.

  4. Maksimalkan pemasaran online → TikTok Shop, Shopee Live, hingga Instagram sangat efektif untuk jualan preloved.

  5. Bangun komunitas → thrift bukan hanya jualan, tapi juga gaya hidup. Adakan event/aktivitas untuk menarik loyal customer.


Kesimpulan

Franchise thrift shop & preloved store adalah bisnis fashion ramah kantong sekaligus ramah lingkungan. Dengan modal mulai Rp 30 juta, omzet puluhan hingga ratusan juta bukan mustahil, apalagi tren sustainable fashion terus naik di kalangan anak muda.

Bagi Doni dan generasi muda lainnya yang ingin gabung ke dunia fashion dengan modal relatif terjangkau, bisnis thrift adalah pilihan yang tepat.

Selanjutnya, lakukan riset paket bisnis franchise thrift di marketplace franchise atau e-commerce, dan pilih brand dengan supply stabil, branding kuat, serta dukungan digital marketing.


Ingin Konsultasi Lebih Lanjut?

Bergabunglah dengan kemitraan BukaOutlet saat ini juga!
Hubungi Kami untuk Bergabung